Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Daerah Aliran Sungai : Pengertian, Bentuk, Macam dan Permasalahannya

Pengertian

Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah wilayah yang dikelilingi dan dibatasi oleh topografi berupa punggung bukit atau pegunungan (Dinamika Hidrosfer; 2018). Sedangkan sungai adalah aliran air permukaan yang berbentuk memanjang. Sungai adalah bagian DAS. DAS tak hanya meliputi aliran airnya, namun juga bentang alam di sekitar aliran sungai.

Daerah Aliran Sungai
Ilustrasi DAS

DAS juga dikenal dengan sebutan watershed atau daerah tangkapan (catchment area). Ada garis batas yang tak terlihat untuk membatasi DAS dan daerah lain, biasanya berupa punggung bukit atau pegunungan. Batas DAS biasanya tak sama dengan batas administrasi wilayah. Suatu DAS bisa berada pada satu wilayah maupun beberapa wilayah. Suatu Daerah Aliran Sungai atau DAS terdiri dari beberapa sub-DAS. Sub-DAS juga bisa dibagi lagi menjadi sub-sub-DAS.

Bentuk Daerah Aliran Sungai (DAS)

Pada umumnya bentuk DAS dapat dibagi menjadi empat macam. Dilansir dari Dasar-Dasar Hidrologi (1990), berikut empat bentuk DAS:

1. Bulu burung atau memanjang
Aliran air dari beberapa anak sungai mengalir ke sungai utama. Aliran dari tiap-tiap anak sungai itu tidak saling bertemu pada titik yang sama. Potensi terjadinya banjir di DAS bentuk ini kecil karena aliran airnya tidak langsung bertemu pada satu titik. Namun apabila terjadi banjir, akan berlangsung cukup lama.

2. Radial (Menyebar)
Bentuk DAS menyerupai kipas atau lingkaran. Aliran air dari beberapa anak sungai terkonsentrasi di satu titik. Banjir besar sering terjadi di titik pertemuan aliran air anak-anak sungai.

3. Paralel (Sejajar)
Bentuk DAS paralel memiliki dua jalur aliran sungai utama yang kemudian bersatu di hilir. Potensi banjir DAS bentuk paralel tinggi karena aliran air bertemu pada satu titik.

4. Kompleks
Dalam satu DAS terdiri atas tiga bentuk yakni bulu burung atau memanjang, radial, dan paralel.

Bentuk Daerah Aliran Sungai
Bentuk DAS

Macam-macam Daerah Aliran Sungai (DAS)

Daerah Aliran Sungai atau DAS dibedakan menjadi dua, yakni:

  1. DAS gemuk: DAS jenis ini memiliki daya tampung yang besar, adapun sungai yang memiliki DAS seperti ini cenderung mengalami luapan air yang besar apabila terjadinya hujan di daerah hulu.
  2. DAS kurus: DAS jenis ini bentuknya sempit, sehingga daya tampungnya pun kecil. Manakala hujan turun di daerah hulu, tidak terjadi luapan air yang tidak terlalu hebat.

Permasalahan di Daerah Aliran Sungai (DAS)

Permasalahan di DAS Brantas
Kerusakan DAS Brantas

Aktivitas manusia yang menyebabkan masalah di daerah aliran sungai, antara lain:

  1. Banjir
  2. Produktivitas tanah menurun
  3. Pengendapan lumpur pada waduk
  4. Saluran irigasi
  5. Proyek tenaga air
  6. Penggunaan tanah yang tidak tepat (perladangan berpindah, pertanian lahan kering dan konservasi yang tidak tepat)


Baca juga : Sungai dan Tahap Perkembangan Sungai

Sumber : Berbagai sumber dan referensi yang relevan


Joko Sunaryanto
Joko Sunaryanto Jangan lupakan jati dirimu. "Sangkan paraning dumadi"

Posting Komentar untuk "Daerah Aliran Sungai : Pengertian, Bentuk, Macam dan Permasalahannya"